Glosarium
Glosarium ini memuat istilah yang dipakai di buku ini, diurutkan menurut abjad. Bila Anda bertemu kata yang belum dikenal, cari di sini, lalu buka bab yang disebut di ujung tiap entri.
Agregasi: ringkasan (jumlah, rata-rata, gabungan teks) dari layer lain di dalam ekspresi. Bab 22, 23.
AHP: metode menghitung bobot kriteria dari perbandingan berpasangan. Bab 25.
Akumulasi aliran: jumlah sel di hulu yang airnya melewati sebuah sel. Bab 25.
Akurasi keseluruhan, akurasi pembuat, akurasi pengguna: ketepatan total, dari sisi lapangan, dan dari sisi peta. Bab 19, 24, 26.
Alat (tool) geoprocessing: satu pekerjaan siap pakai di ArcGIS atau QGIS, dipanggil dari skrip. Bab 3, 4, 10.
Alat Processing: satu fungsi analisis QGIS yang bisa dipanggil dari skrip. Bab 3, 17, 18.
Algoritma Processing: alat yang tampil di Processing Toolbox dan bisa dipanggil lewat processing.run. Bab 11, 27.
Alias (impor): julukan pendek untuk nama panjang, ditulis dengan as. Bab 18, 20, 23.
Angka acuan: hasil yang diketahui benar dari data contoh, dipakai untuk menguji terjemahan skrip. Bab 25, 32.
API: daftar perintah resmi sebuah program, seperti buku menu, yang boleh dipanggil dari program lain. Bab 4, 7, 8.
Arah lereng (aspect): ke mana lereng menghadap, dari utara searah jarum jam. Bab 16, 19.
ArcGIS Pro: aplikasi ArcGIS generasi baru, memakai Python 3 dan modul arcpy.mp. Bab 1, 9, 29.
ArcMap: aplikasi ArcGIS generasi lama (versi 10.8 di buku ini), memakai Python 2.7 dan modul arcpy.mapping. Bab 1, 2, 9.
ArcPy: perkakas Python bawaan ArcGIS Pro dan ArcMap. Bab 1, 11, 13.
Area latih: lokasi yang kelas sebenarnya sudah diketahui, dipakai untuk melatih atau memberi nama. Bab 19.
Area layanan: wilayah yang terjangkau dalam batas jarak atau waktu dari satu titik. Bab 25.
Argumen: nilai sungguhan yang diberikan kepada fungsi saat fungsi dipanggil. Bab 7, 11, 14.
Array: tabel angka berbentuk kotak dengan baris dan kolom, dikelola oleh numpy. Bab 12, 19, 25.
assert: perintah untuk memastikan sebuah syarat benar; bila salah, skrip berhenti. Bab 10, 17, 20.
Atlas: fitur tata letak QGIS yang membuat satu halaman per fitur. Bab 24, 30.
Atribut: isi yang menempel pada sebuah objek. Bab 5, 6, 7.
Aturan batas: apakah nilai tepat di batas masuk kelas bawah atau atas. Bab 16, 17, 19.
Aturan isian (tegas dan lunak): syarat sebuah isian; tegas menolak simpan, lunak hanya memperingatkan. Bab 20.
Band: satu lapis angka dalam raster. Bab 9, 12, 14.
Baris coding: komentar # -*- coding: utf-8 -*- di awal berkas Python 2 agar huruf non-ASCII terbaca. Bab 29.
Bash dan set -euo pipefail: bahasa perintah terminal, dan pengaman agar skrip berhenti saat ada galat. Bab 25.
Batch: pekerjaan sama yang diulang untuk banyak masukan. Bab 21, 22, 23.
Bayangan bukit (hillshade): gambar bayangan seolah bukit disinari matahari. Bab 16, 17, 19.
Bentuk (shape): ukuran sebuah array, misalnya 3 baris dan 4 kolom. Bab 1, 5, 7.
Bias, presisi, galat RMS, CEP50, R95: ukuran akurasi dan sebaran pembacaan GNSS. Bab 3, 7, 8.
Bilangan bulat (integer): angka tanpa desimal, misalnya 7. Bab 4, 15, 16.
Bilangan desimal (float): angka dengan desimal, ditulis dengan titik, misalnya 4.0. Bab 4, 26.
Blok: kelompok baris yang menjorok ke dalam dan menjadi isi dari if, for, atau def di atasnya. Bab 10, 19, 20.
BOM (utf-8-sig): tiga byte penanda di awal berkas UTF-8 agar Excel mengenali huruf.
break: perintah untuk menghentikan perulangan lebih awal. Bab 6, 15, 17.
Categorized: penyaji yang memberi satu warna untuk tiap nilai teks pada sebuah kolom. Bab 17.
Ceklis masuk: daftar pemeriksaan otomatis kemampuan sebelum masuk kelas lanjutan. Bab 23.
CHM: tinggi tajuk, yaitu DSM dikurangi DTM. Bab 19, 21, 23.
classFactory: fungsi pintu masuk plugin yang dipanggil QGIS saat memuat. Bab 27.
COG (Cloud-Optimized GeoTIFF): GeoTIFF yang bisa dibaca sebagian lewat internet.
commit: menyimpan hasil edit layer ke berkas. Bab 15, 20.
Comprehension: cara menulis perulangan dalam satu baris untuk membuat daftar atau set baru. Bab 6, 10, 14.
Counter, setdefault, lambda, dictionary comprehension: penghitung kemunculan; ambil atau buat isi kunci kamus; fungsi mini satu baris; menyusun kamus dalam satu baris. Bab 18, 20, 26.
CRS: sistem koordinat layer. Bab 13, 14, 16.
CSV: berkas teks berisi tabel dengan kolom dipisah koma, bisa dibuka di Excel. Bab 8, 9, 14.
CURRENT: kata yang berarti proyek atau dokumen peta yang sedang terbuka. Bab 29, 30, 31.
Daftar (list): kumpulan nilai berurutan dalam kurung siku, dengan nomor urut yang dimulai dari 0. Bab 1, 2, 5.
DAS dan titik keluar (outlet): daerah yang airnya bermuara ke satu titik keluar. Bab 4, 5, 6.
Dasbor (statis): satu halaman ringkasan angka dan grafik dari data tertentu. Bab 27.
Data latih dan data uji; RMSE, MAE, bias; tinggalkan-satu (LOO): cara menilai tebakan dengan data yang disembunyikan, dan tiga ukuran galatnya. Bab 25.
Dekorator: pembungkus fungsi yang dipasang di atas def dengan tanda @. Bab 11, 27.
DEM: raster yang angkanya tinggi tanah. Bab 16, 19, 23.
Deret waktu: kumpulan citra lokasi sama pada tanggal berbeda. Bab 11, 12, 26.
Dictionary comprehension: pembuatan kamus dalam satu baris dengan {kunci: nilai for ...}. Bab 18, 21, 25.
digitasi: menambah atau mengubah gambar fitur. Bab 5, 6, 7.
dir, help, type: tiga perintah Python untuk menampilkan isi, penjelasan, dan jenis sebuah nilai. Bab 8, 9, 10.
Docstring: catatan tiga tanda kutip di bawah def yang menjelaskan sebuah fungsi. Bab 7, 10, 15.
Dokumentasi: halaman resmi yang menjelaskan tiap perintah sebuah perkakas. Bab 2, 3, 13.
Domain (daftar dan rentang): daftar atau rentang nilai sah untuk satu kolom. Bab 20.
dpi: banyaknya titik gambar tiap inci pada PNG hasil ekspor. Bab 12, 17, 26.
DSM: model tinggi permukaan (puncak pohon dan atap); DTM: model tinggi tanah. Bab 14, 19, 21.
Editor skrip: tempat di dalam QGIS untuk menulis dan menyimpan berkas skrip. Bab 3, 14, 15.
ekspresi: kalimat syarat atau rumus yang dipahami QGIS. Bab 14, 15, 17.
Ekspresi QGIS: bahasa rumus kecil milik QGIS untuk label dan kolom, terpisah dari Python. Bab 15, 18, 20.
Ekstensi (extension): izin tambahan di ArcGIS untuk sekelompok alat, misalnya Spatial Analyst. Bab 17, 21, 24.
enumerate: perkakas yang menambahkan nomor urut, mulai dari 0, pada setiap putaran perulangan. Bab 6, 15, 17.
Equal Interval, Quantile (Equal Count), Natural Breaks (Jenks): tiga cara membagi angka menjadi kelas (rentang sama lebar, jumlah petak hampir sama, dan potong di celah besar). Bab 17.
ExecuteError: jenis galat ArcPy ketika sebuah alat gagal. Bab 31, 32.
extent: batas luar sebuah raster. Bab 16, 19, 25.
Faktor Z: pengali tinggi bila satuan tinggi dan satuan peta berbeda. Bab 19.
Feedback: saluran pesan, kemajuan, dan pembatalan pada algoritma Processing. Bab 11, 27.
filter layer (subset string): menyembunyikan fitur yang tidak memenuhi syarat sampai filter dikosongkan. Bab 15, 16.
fitur: satu objek di layer vektor, misalnya satu petak. Bab 10, 11, 13.
for: perintah untuk mengulang pekerjaan pada setiap isi sebuah kumpulan. Bab 5, 6, 7.
from __future__ import print_function: baris yang membuat print(...) berlaku sebagai fungsi di Python 2.7. Bab 29, 30.
f-string: teks bertanda f di depan yang boleh memuat nilai dalam kurung kurawal; hanya ada di Python 3.6 ke atas. Bab 9, 24, 28.
f-string dan .format: dua cara merakit teks; f-string baru ada sejak Python 3.6, jadi tidak di Python 2.7. Bab 9, 24, 28.
Fungsi: resep bernama yang dibuat dengan def; diberi bahan, ia mengerjakan langkahnya lalu mengembalikan hasil. Bab 6, 7, 8.
Fungsi tugas / fungsi selesai (callback): fungsi yang bekerja di latar belakang, dan fungsi yang dipanggil kembali di program utama setelah tugas berakhir. Bab 21, 23.
Fungsi tugas dan fungsi selesai (QgsTask): fungsi yang bekerja di latar belakang dan fungsi yang dipanggil di program utama setelah tugas berakhir. Bab 21, 23.
Galat (exception): peristiwa yang menghentikan skrip, disertai pesan tentang jenis dan letaknya. Bab 1, 3, 4.
Galat tulis dan galat hitung (ekspresi): ekspresi yang tidak terbaca, lawan ekspresi yang terbaca tetapi tidak bisa dihitung. Bab 22.
Gaya tersimpan: pengaturan tampilan dan formulir yang disimpan di dalam GeoPackage. Bab 20.
GDAL (osgeo): pustaka untuk membaca dan menulis raster dan vektor. Bab 12, 14, 16.
Geodatabase (.gdb): satu wadah untuk banyak layer dan tabel. Bab 30.
GeoJSON: berkas teks berisi objek peta dan atributnya, dibaca peramban. Bab 27.
geometri: bentuk sebuah fitur (titik, garis, poligon). Bab 14, 15, 18.
geometri sah: bentuk yang tidak menyilang dirinya sendiri. Bab 15.
GeoPackage: satu berkas .gpkg berisi banyak layer, tabel, dan pengaturan. Bab 15, 16, 18.
GNSS: sistem satelit penentu posisi. Bab 20.
Graduated: penyaji yang memberi satu warna untuk tiap rentang angka pada sebuah kolom. Bab 17.
Hillshade (bayangan bukit): tampilan relief dari arah dan tinggi cahaya. Bab 16, 17, 19.
HTML: berkas teks yang dibuka peramban sebagai halaman web. Bab 27, 28.
ID alat: nama unik alat untuk skrip, misalnya native:buffer. Bab 21, 22, 23.
if, elif, else: perintah untuk mengambil keputusan menurut syarat. Bab 2, 3, 6.
iface: kotak bernama khusus di dalam QGIS untuk mengendalikan jendela QGIS dari skrip; tidak ada di luar QGIS. Bab 3, 27.
import: perintah untuk memanggil sebuah modul. Bab 3, 8, 9.
Indeks: nomor urut sebuah nilai di dalam daftar; indeks pertama adalah 0. Bab 5, 12, 16.
Indeks spasial: daftar isi geometri yang mempercepat pencarian titik di dalam poligon. Bab 25, 27.
Indentasi: jarak menjorok yang menandai sebuah baris termasuk blok di atasnya; Python memakai empat spasi. Bab 6.
initGui dan unload: metode plugin untuk memasang dan mencabut menu serta tombol. Bab 27.
Interpolasi, IDW, TIN: menebak nilai di tempat tak terukur; IDW memberi bobot menurut jarak, TIN memakai jaring segitiga. Bab 12, 20, 25.
Interpolasi linear: menarik garis lurus antara dua nilai yang diketahui untuk menebak nilai di antaranya. Bab 20, 26.
Jalur (path): alamat lengkap sebuah berkas atau folder. Bab 8, 10, 14.
Jarak minimum: aturan klasifikasi yang memilih kelas dengan rata-rata paling dekat. Bab 19.
Jendela Python: kotak di dalam ArcGIS untuk mengetik dan menjalankan perintah Python. Bab 29, 30, 31.
join, kunci join, join permanen, join virtual: menempelkan kolom dari tabel lain berdasarkan kolom kunci; permanen menghasilkan layer baru, virtual hanya tampilan. Bab 7, 8, 12.
JSON: berkas teks berisi data bersusun yang mirip kamus dan daftar. Bab 9, 20, 27.
Kamus (dictionary): kumpulan pasangan kunci dan nilai yang dicari lewat kunci. Bab 5, 6, 7.
Kamus parameter: formulir isian alat Processing berupa kamus Python berisi nama isian dan nilainya. Bab 18, 21, 22.
Kamus parameter / kamus hasil: isian alat dan jawaban alat, berupa pasangan nama dan nilai. Bab 18, 21, 22.
Kappa: kecocokan setelah dikurangi kecocokan karena kebetulan. Bab 19.
Kelas (class): cetakan untuk membuat objek. Bab 11, 13, 14.
Keluaran sementara (TEMPORARY_OUTPUT): hasil perantara yang tidak ditulis ke berkas pilihan pengguna. Bab 21, 31, 32.
Kemiringan (slope): seberapa miring permukaan, dalam derajat atau persen. Bab 12, 16, 19.
Kemiripan maksimum: aturan klasifikasi yang memilih kelas paling cocok dengan memperhitungkan sebarannya. Bab 19.
Klasifikasi: mengubah citra berisi angka pantulan menjadi peta kelas. Bab 12, 17, 19.
Kluster: kelompok piksel yang angka bandnya mirip. Bab 19.
K-means: cara mengelompokkan dengan memindah pusat kelompok berulang kali. Bab 19.
kolom (field): satu jenis keterangan pada tabel atribut. Bab 3, 9, 10.
Kolom virtual: kolom yang dihitung dari ekspresi dan tidak disimpan di berkas. Bab 20.
Komentar: catatan untuk manusia yang diawali tanda pagar; Python mengabaikannya. Bab 4, 5, 6.
komposit: citra multi-band hasil menumpuk band. Bab 16, 19, 26.
Konsol Python: kotak ketik di dalam QGIS yang menjalankan perintah satu per satu. Bab 3, 4, 13.
konstanta: kotak variabel yang isinya tidak diubah, ditulis huruf besar. Bab 15, 26, 27.
Konteks (ekspresi): fitur, layer, dan proyek tempat sebuah ekspresi QGIS dihitung. Bab 16, 17, 20.
Konteks ekspresi: lingkungan tempat ekspresi dihitung. Bab 20, 23.
Kovarians: ukuran sebaran band satu kelas dan hubungan antarband. Bab 19.
Kualitas data, kelengkapan, keabsahan, konsistensi, keunikan: lima istilah pemeriksaan data. Bab 20.
Kunci: bagian pasangan di kamus yang dipakai untuk mencari nilai. Bab 5, 10, 13.
Label dan halo: tulisan di atas fitur peta, dan garis tepi putih di sekeliling huruf agar terbaca. Bab 4, 11, 16.
lambda: fungsi satu baris tanpa nama, biasa dipakai sebagai kriteria pendek. Bab 7, 15, 17.
Layer: satu data di dalam proyek, vektor atau raster. Bab 9, 10, 11.
Layer indeks: layer yang tiap fiturnya menjadi satu halaman Map Series atau Data Driven Pages. Bab 30.
Layer memori: layer sementara di memori komputer. Bab 20.
Layer sementara (memory:): hasil alat yang hanya ada di memori dan tidak tersimpan ke berkas. Bab 15, 17, 18.
Layout dan item: lembar peta untuk dicetak, dan kotak-kotak isinya (peta, judul, legenda, skala, panah). Bab 17, 20, 22.
Leaflet: pustaka JavaScript untuk menggambar peta di peramban. Bab 27.
Log: catatan hasil tiap langkah skrip yang dapat dibaca belakangan. Bab 7, 15, 21.
Lubang (sink): sel DEM yang lebih rendah dari semua tetangganya. Bab 15, 19, 25.
Map algebra: hitungan antar raster memakai operator biasa seperti pengurangan dan pembagian. Bab 30.
Map Series (Pro) dan Data Driven Pages (ArcMap): fitur yang membuat satu halaman peta untuk tiap fitur di layer indeks. Bab 30.
Mask: peta penanda piksel yang dipakai dan dibuang. Bab 16, 21, 24.
mask dan crop to cutline: poligon pemotong, dan memangkas kotak raster mengikuti poligon. Bab 16, 21, 24.
Masukan model, langkah (child algorithm), penjaga, sumber nilai: isian yang diisi pengguna, satu alat di dalam model, langkah yang menghentikan model bila syarat gagal, dan asal nilai sebuah isian langkah. Bab 18, 23.
matplotlib: pustaka untuk membuat grafik dan gambar. Bab 12, 26.
Matriks kesalahan: tabel kelas sebenarnya (baris) lawan kelas pada peta (kolom). Bab 19.
Median / komposit median: nilai tengah; citra dari nilai tengah beberapa tanggal. Bab 15, 21, 26.
Menjalankan: menyuruh komputer membaca skrip dari atas ke bawah dan mengerjakan tiap perintah. Bab 1, 2, 3.
Metode: fungsi yang menempel pada sebuah objek atau kelas. Bab 11, 14, 17.
Model (Processing): alur kerja yang disimpan dalam berkas .model3. Bab 16, 17, 18.
Model Processing: resep tertulis dari rangkaian alat, disimpan sebagai berkas .model3. Bab 18, 23.
Modul: berkas Python berisi perkakas siap pakai yang dipanggil dengan import. Bab 3, 8, 9.
Multipart dan singlepart: satu objek berisi banyak bagian terpisah, lawan satu objek satu bagian. Bab 18.
NDVI: indeks vegetasi dari pantulan inframerah dekat dan merah. Bab 16, 19, 21.
Nilai: isi yang disimpan dalam sebuah variabel, misalnya angka 4.0 atau teks "KPH Alpha". Bab 1, 4, 5.
Nilai bawaan: isian yang terisi sendiri. Bab 7, 10, 17.
NIR: band inframerah dekat. Bab 16, 19, 21.
NoData: nilai penanda kotak raster yang kosong. Bab 16, 19, 21.
numpy: pustaka untuk hitungan angka massal. Bab 12, 19, 20.
OBJ: format teks sederhana untuk jaring segitiga 3D. Bab 5, 11, 13.
Objek: barang hasil cetakan sebuah kelas; membawa isi dan kemampuannya sendiri. Bab 3, 11, 12.
Objek raster: nilai Python yang mewakili sebuah raster dan bisa dijumlah, dikurangi, dan dibagi. Bab 30, 32.
Padanan: dua penulisan di dua alat yang mengerjakan hal yang sama. Bab 14, 15, 16.
Parameter: nama bahan yang diterima sebuah fungsi saat fungsi dibuat. Bab 7, 11, 15.
@parent: fitur yang sedang dibaca di layer luar, dipakai di dalam agregasi. Bab 22, 23, 24.
Pembungkus (wrapper): fungsi kecil yang memanggil fungsi lain dengan penanganan galat di dalamnya. Bab 11, 15, 22.
Penyaji (renderer): objek QGIS yang memegang aturan simbologi satu layer. Bab 17.
Perintah: satu langkah dalam sebuah skrip, misalnya menghitung luas. Bab 1, 2, 3.
Pewarisan: kemampuan sebuah kelas mengambil isi dan kemampuan kelas induknya. Bab 11.
pg_dump dan pg_restore: alat PostgreSQL untuk membuat dan memulihkan cadangan. Bab 25.
pgRouting: ekstensi PostgreSQL untuk menghitung rute dan area layanan. Bab 25.
Piksel: satu petak raster yang menyimpan satu angka. Bab 12, 14, 16.
Plugin: paket kecil yang menambah menu dan tombol di QGIS. Bab 2, 21, 25.
Pola (kerangka): bentuk skrip yang berulang, dengan bagian isian yang diganti. Bab 7, 10, 15.
Pola berkas (glob): cara mencari banyak berkas sekaligus berdasarkan pola nama. Bab 21.
PostGIS: ekstensi PostgreSQL yang menambahkan jenis dan fungsi spasial. Bab 12, 25.
print: perintah untuk menampilkan sesuatu di layar. Bab 1, 3, 4.
processing.run: perintah memanggil alat Processing dari skrip; hasilnya kamus. Bab 7, 15, 16.
Profil waktu: nilai satu piksel sepanjang tanggal. Bab 26.
Proyek: wadah semua layer, dilihat dari Python lewat QgsProject. Bab 14, 17, 18.
Proyek (.aprx) dan dokumen peta (.mxd): berkas penyimpan peta di ArcGIS Pro dan ArcMap. Bab 14, 17, 18.
Proyek terpadu: satu skrip yang memadukan beberapa tahap analisis dan menyimpan hasil permanen. Bab 23, 31.
Pseudocolor: pewarnaan raster dengan satu warna untuk tiap rentang nilai. Bab 17.
Pustaka (library): kotak perkakas tambahan yang ditulis orang lain dan boleh dipakai. Bab 12, 16, 17.
PyQGIS: Python yang dipakai untuk mengendalikan QGIS. Bab 1, 2, 4.
Python: bahasa tulisan yang dipahami komputer, dengan aturan yang sengaja dibuat mudah dibaca. Bab 1, 2, 3.
QgsExpression, konteks ekspresi: cara menghitung ekspresi QGIS dari Python. Bab 17, 20, 22.
QgsFeatureRequest: permintaan data berfilter yang mengembalikan baris cocok ke skrip tanpa menyorotnya. Bab 20, 27, 28.
QgsTask: tugas latar belakang milik QGIS. Bab 21, 23, 24.
raise: perintah untuk menimbulkan galat sendiri dengan pesan yang jelas. Bab 10, 18, 20.
Rantai alat: keluaran satu alat dipakai sebagai masukan alat berikutnya. Bab 21, 31.
raster, piksel, band: gambar dari kotak berangka; satu kotak; satu lembar angka. Bab 12, 14, 15.
Rasterisasi: mengubah poligon menjadi raster. Bab 19.
rekap per kategori: statistik untuk tiap kelompok. Bab 15.
reklasifikasi: mengganti rentang nilai menjadi nomor kelas. Bab 16, 19, 25.
Reklasifikasi, skor, bobot, kendala: mengubah nilai ke skor, tingkat penting tiap kriteria, dan larangan mutlak pada analisis kesesuaian. Bab 16, 19, 25.
Reproject, buffer, clip, dissolve, Intersect, Difference, Union: ubah CRS; zona selebar jarak; potong dengan layer lain; lebur batas; ambil bagian yang bertumpuk; ambil bagian yang tidak tertutup; gabung keduanya. Bab 17, 25.
return: perintah untuk mengembalikan hasil sebuah fungsi kepada pemanggilnya. Bab 7, 10, 11.
RMSE: akar rata-rata kuadrat selisih; ukuran besar galat. Bab 20, 25, 26.
Ruang sementara (memory di Pro, in_memory di ArcMap): tempat hasil antara disimpan di memori, tanpa berkas. Bab 29, 31.
Satu-ke-banyak dan satu-ke-satu: satu objek bisa mendapat beberapa baris hasil, lawan hanya satu baris. Bab 18.
SCL: peta penanda kelas piksel (awan, bayangan, vegetasi, air) pada Sentinel-2. Bab 17, 26.
seleksi: menandai sebagian fitur tanpa menghapus yang lain. Bab 5, 6, 7.
self: kata yang menunjuk objek yang sedang dipakai di dalam sebuah metode. Bab 11, 15, 26.
Semivariogram dan kriging biasa: pola kemiripan nilai menurut jarak, dan interpolasi yang memakainya untuk bobot. Bab 25.
Set (himpunan): kumpulan nilai tanpa kembar dan tanpa urutan. Bab 4, 5, 6.
setSubsetString: saringan yang menempel pada layer sampai dikosongkan. Bab 15, 16, 17.
Simbologi: aturan warna dan bentuk gambar sebuah layer di peta. Bab 17.
simpul (vertex): titik sudut sebuah garis atau poligon. Bab 15, 17, 25.
Simpul dan ruas (jaringan): persimpangan atau ujung jalan, dan potongan jalan di antaranya. Bab 15, 17, 25.
Sink: tempat keluaran algoritma Processing ditulis. Bab 11, 25, 27.
Skema: daftar kolom beserta jenisnya. Bab 1, 2, 3.
Skrip: berkas teks berisi urutan perintah untuk komputer, dijalankan dari atas ke bawah. Berkas skrip Python berakhiran .py. Bab 1, 2, 3.
Skrip mandiri: skrip yang dijalankan dari terminal, di luar QGIS. Bab 3, 9, 14.
Spatial join dan predikat: gabung atribut menurut hubungan letak, dan aturan hubungan letaknya (misalnya intersect, are within). Bab 18, 24, 30.
SQL spasial: SQL dengan fungsi bentuk seperti ST_Area dan ST_Intersects. Bab 25.
SQL, WHERE, GROUP BY, HAVING, JOIN: bahasa tanya basis data beserta bagian utamanya. Bab 20, 25.
statistik zonal: statistik raster per poligon. Bab 16, 21, 31.
SVG: bahasa gambar berbentuk teks yang dipahami peramban (dipakai grafik dasbor). Bab 17, 27.
Syarat: pertanyaan yang jawabannya hanya benar atau salah, misalnya luas lebih dari 5. Bab 6, 10, 15.
sys.argv: daftar kata yang diketik di terminal setelah nama skrip. Bab 25, 27.
Tabel tanpa geometri: tabel biasa tanpa titik, garis, atau poligon. Bab 20.
Tanda spektral: ciri angka band satu kelas (rata-rata dan sebaran). Bab 19.
Tanpa jendela (headless): menjalankan QGIS dari terminal tanpa tampilan grafis. Bab 12, 17, 18.
Teks (string): rangkaian huruf, angka, dan tanda baca yang selalu diapit tanda kutip. Bab 4, 5, 7.
Teks mentah (r"..."): teks yang garis miring terbaliknya dibaca apa adanya. Bab 15, 29.
TEMPORARY_OUTPUT: nilai isian OUTPUT yang membuat berkas sementara dan mengembalikan teks jalurnya. Bab 16, 19, 21.
Terminal: jendela untuk mengetik perintah berbentuk teks. Bab 1, 2, 3.
tipe data raster (UInt16, Byte): jenis angka yang disimpan tiap piksel.
Titik referensi: titik berkoordinat benar yang dipakai sebagai kunci jawaban. Bab 20.
Titik sudut (vertex) dan segitiga (face): bagian jaring 3D; baris v dan f di berkas OBJ. Bab 15, 27.
Titik uji: titik berkelas pasti yang tidak ikut melatih. Bab 19, 20, 25.
Toleransi topologi: jarak terjauh dua ujung jalan masih dianggap menyambung.
topologi: aturan kerapian antar bentuk (tidak ganda, tidak tumpang tindih, tidak berlubang). Bab 15.
Traceback: tulisan jejak galat; dibaca dari baris paling bawah ke atas. Bab 10, 22, 24.
Trigger (pagar): aturan di basis data yang berjalan otomatis saat data masuk atau berubah. Bab 20.
try dan except: perintah untuk mencoba suatu pekerjaan dan menangani galat bila terjadi, tanpa menghentikan skrip. Bab 10, 14, 15.
Tugas latar belakang (QgsTask): pekerjaan yang jalan di belakang layar sehingga jendela QGIS tidak membeku. Bab 21, 23, 24.
tumpang tindih (overlap) dan celah (gap): dua bentuk berbagi area, dan lubang di antara bentuk bertetangga. Bab 15, 18, 21.
Tumpukan (stack): satu berkas raster berisi banyak band, satu band satu tanggal. Bab 6, 17, 18.
Tuple: daftar yang tidak bisa diubah setelah dibuat, ditulis dengan kurung biasa. Bab 5, 8, 10.
Ubin (tile): kepingan gambar peta dasar bernomor x, y, zoom. Bab 21, 24, 27.
Uji negatif: uji yang sengaja dibuat gagal untuk membuktikan alat uji benar-benar bisa menyatakan GAGAL. Bab 23.
Validasi: pemeriksaan masukan sebelum dipakai. Bab 22, 24, 25.
Value Map, Value Relation, Range: kotak pilihan daftar tetap, kotak pilihan dari tabel acuan, dan kotak angka berbatas. Bab 20.
Variabel: kotak bernama yang menyimpan satu nilai. Bab 4, 8, 14.
Variabel lingkungan: pengaturan bernama yang disimpan sistem operasi dan bisa dibaca skrip. Bab 8, 25, 26.
Versi: nomor edisi sebuah perangkat lunak, misalnya 3.12.13. Bab 2, 3, 9.
Widget: kotak isian di formulir. Bab 20.
with open: cara aman membuka berkas; Python menutupnya otomatis setelah blok selesai. Bab 8, 9, 14.
Zona dan histogram zonal: poligon tempat raster dirangkum, dan jumlah piksel tiap kelas di dalam tiap zona. Bab 16, 18, 19.