Lewati ke isi
Profil penulisSeri Buku GIS Kehutanan dan Pertanian/ I1

Glosarium

Glosarium ini memuat istilah teknis yang dipakai di buku, disusun menurut abjad. Cari istilah yang belum Anda kenal, baca artinya, lalu buka bab yang disebut di ujung entri untuk contoh lengkapnya.

Alat (algoritma, algorithm): satu mesin dengan tugas tertentu di kotak alat, misalnya Buffer. Alat menerima masukan dan parameter, lalu menghasilkan layer baru. Bab 1.

Alur kerja analisis (workflow): urutan langkah yang selalu sama, yaitu periksa data, olah dengan alat, ringkas, lalu sajikan. Bab 7.

Are within (berada di dalam): predikat yang cocok bila objek pertama berada sepenuhnya di dalam objek kedua. Objek yang hanya menyentuh tepi tidak ikut. Bab 5.

Areal efektif: luas petak yang tersisa sebagai areal produksi setelah zona aman sungai dan permukiman dibuang. Di buku ini angkanya 12,39 ha dari 16,00 ha. Bab 3.

Buffer: zona berjarak tetap di sekeliling sebuah objek. Hasilnya selalu poligon, apa pun bentuk masukannya. Bab 2.

Check validity (periksa validitas): alat QGIS yang memeriksa apakah geometri rusak, lalu melaporkan jumlah objek valid dan tidak valid. Bab 1.

Clip (potong): alat yang memotong layer pertama dengan bentuk layer kedua, tanpa atribut tambahan dari layer kedua. Bab 1, 3.

Count Points in Polygon (hitung titik dalam poligon): alat yang menghitung jumlah titik di dalam tiap poligon dan menyimpannya di field baru. Bab 5.

CRS (coordinate reference system, sistem referensi koordinat): pengaturan koordinat layer yang menentukan satuan jarak dan luas. Jarak dan luas hanya bermakna bila CRS-nya benar. Pendahuluan, Bab 1.

Difference (selisih): alat overlay yang mengambil bagian layer pertama yang tidak tertutup layer kedua. Urutan layer menentukan hasil. Bab 3.

Dissolve (lebur): alat yang menyatukan objek bernilai sama pada sebuah field menjadi satu objek dan menghapus batas di antaranya. Field lain tidak dijumlahkan di QGIS. Bab 4.

Dissolve result (lebur hasil): opsi pada Buffer yang melebur zona yang saling menumpuk menjadi satu bentuk. Opsi ini mencegah hitung ganda pada luas. Bab 2.

Ekspresi (expression): rumus pendek yang dipakai di Field Calculator atau kotak parameter, misalnya area($geometry) / 10000. Bab 2.

Elipsoid (ellipsoid): model bentuk bumi yang dipakai untuk menghitung ukuran. Fungsi $area mengikuti elipsoid proyek, sedangkan area($geometry) tidak. Bab 2.

End cap style (gaya ujung): pengaturan Buffer untuk bentuk ujung garis, misalnya rata atau membulat. Bab 2.

EPSG:32749: kode CRS WGS 84 / UTM zona 49S, bersatuan meter. Semua data buku ini memakainya. Pendahuluan, Bab 1.

Erase (hapus): padanan Difference di ArcGIS. Hasilnya hanya bagian masukan yang berada di luar layer penghapus. Bab 3.

Export as Script Algorithm: perintah Model Designer yang mengubah model menjadi skrip Python. Bab 6.

Extract by location (ekstrak menurut lokasi): alat QGIS yang langsung membuat layer baru berisi objek yang dipilih menurut letaknya. Bab 5.

Field Calculator (kalkulator field): alat untuk mengisi atau membuat field dengan ekspresi, misalnya field luas. Bab 2, 3.

Fix geometries (perbaiki geometri): alat yang dijalankan lebih dulu bila Check validity menemukan geometri tidak valid. Bab 1.

Geometri valid (valid geometry): bentuk objek yang tidak rusak, misalnya poligon yang tidak menyilang dirinya sendiri. Bab 1.

GeoPackage: format berkas .gpkg untuk menyimpan data spasial. Hasil alat bisa disimpan permanen dalam format ini. Bab 1.

Geoprocessing: mengolah layer lewat sebuah alat untuk menghasilkan layer baru. Pendahuluan, Bab 1.

Hitung ganda (double counting): kesalahan luas karena bagian yang bertumpuk dijumlahkan dua kali. Buffer tanpa dissolve menghasilkan 3,37 ha, padahal luas sebenarnya 3,12 ha. Bab 2.

Intersect (irisan; di QGIS bernama Intersection): alat overlay yang mengambil hanya bagian yang ada di kedua layer. Sebagai predikat, intersect cocok bila ada sentuhan sekecil apa pun. Bab 3, 5.

Jarak aman: jarak dari sungai atau permukiman yang dihitung sebagai zona yang tidak boleh dihitung areal produksi. Angka 25 m dan 20 m di buku ini fiktif, bukan aturan resmi. Pendahuluan, Bab 2.

Jarak data-defined (data-defined distance): jarak yang diambil dari field atau rumus, bukan satu angka tetap. Bab 2.

Join attributes by location (join atribut menurut lokasi): alat QGIS untuk spatial join. Ia menyalin atribut dari layer lain berdasarkan hubungan letak. Bab 5.

Join attributes by nearest (join atribut ke yang terdekat): alat yang menyalin atribut dari objek terdekat dan mencatat jaraknya. Bab 5.

Join satu-ke-banyak (one-to-many): jenis join yang membuat satu baris hasil untuk tiap objek yang cocok. Satu objek bisa muncul lebih dari sekali. Bab 5.

Join satu-ke-satu (one-to-one): jenis join yang hanya mengambil atribut dari objek pertama yang cocok, sehingga jumlah baris tetap. Bab 5.

Keluaran model (model output): hasil akhir model yang diberi nama dan disimpan. Hasil yang tidak diberi nama hanya layer antara. Bab 6.

KPH: kantor pengelola hutan. Buku ini memakai KPH Contoh yang fiktif, dengan wilayah KPH Alpha, KPH Beta, dan KPH Gamma. Pendahuluan.

Langkah (algoritma anak, child algorithm): satu alat di dalam model. Bab 6.

Largest overlap (tumpang tindih terbesar): pilihan join yang mengambil atribut dari objek yang paling banyak menutupi objek pertama. Bab 5.

Layer: satu lapisan data peta, misalnya petak atau sungai. Alat geoprocessing mengolah layer dan menghasilkan layer baru. Bab 1.

Layer masukan dan layer overlay (input layer, overlay layer): layer pertama yang diolah dan layer kedua yang menumpuknya. Bab 3.

Layer sementara (temporary layer): hasil yang hanya ada di memori dan hilang saat proyek ditutup. Bab 1.

Masukan model (model input): bahan yang diisi pengguna saat model dijalankan, misalnya layer dan angka jarak. Bab 6.

Model (Graphical Modeler di QGIS): rangkaian alat geoprocessing dalam satu diagram, yang bisa dijalankan ulang sebagai satu alat baru. Bab 6.

Model Designer: jendela QGIS untuk menyusun model. Buka lewat menu Processing atau pintasan Ctrl+Alt+G. Bab 6.

ModelBuilder: nama pembuat model di ArcGIS Pro dan ArcMap. Padanan Model Designer di QGIS. Bab 6.

Multipart (multi-bagian): satu objek yang terdiri atas beberapa potongan terpisah. Hasil dissolve biasanya multipart. Bab 4.

Multipart to Singleparts (multi-bagian ke satu bagian): alat yang memecah objek multipart menjadi objek satu bagian. Bab 4.

Orde sungai (stream order): tingkat sungai. Orde 1 adalah sungai utama dan orde 2 anak sungai. Bab 2.

Overlay: menumpuk dua layer poligon, lalu mengambil bagian tertentu dari tumpukan itu. Bab 3.

Parameter: pengaturan sebuah alat, misalnya jarak buffer. Bab 1.

Perhutanan sosial: nama layer data di buku ini, berupa satu blok kelola tani yang melintasi beberapa petak. Pendahuluan, Bab 3.

Petak: bidang tanaman berukuran 100 m x 100 m (1 ha). Buku ini memakai 16 petak. Pendahuluan.

Planar: perhitungan pada bidang datar menurut koordinat peta. Fungsi area($geometry) menghasilkan luas planar. Bab 2.

Poligon (polygon): objek berbentuk bidang tertutup, misalnya petak. Hasil buffer selalu poligon. Bab 2.

Potongan: bagian objek yang terpisah akibat overlay. Satu petak yang terpotong sungai bisa menjadi dua potongan. Bab 3.

Predikat geometri (geometric predicate): aturan hubungan letak untuk spatial join dan seleksi, misalnya intersect atau are within. Bab 5.

Processing Toolbox (kotak alat Processing): panel QGIS tempat alat geoprocessing dicari dan dijalankan. Pintasannya Ctrl+Alt+T. Bab 1.

Python Console (konsol Python): jendela di QGIS untuk menjalankan skrip Python. Skrip di buku ini bersifat opsional. Pendahuluan, Bab 1.

qgis_process: program baris perintah QGIS untuk menjalankan alat dan model tanpa membuka jendela QGIS. Bab 6.

Rekap: tabel ringkasan, misalnya jumlah luas per kelompok. Bab 4.

Riwayat (History): catatan alat apa saja yang pernah dijalankan, lengkap dengan parameternya. Bab 1.

Select within distance (pilih dalam jarak): alat QGIS untuk memilih objek menurut jarak tanpa membuat buffer lebih dulu. Bab 5.

Seleksi berdasarkan lokasi (select by location): memilih objek karena letaknya terhadap layer lain, tanpa membuat layer baru. Bab 5.

Sempadan: zona aman di sekeliling sungai atau permukiman. Di buku ini dibuat dengan buffer. Bab 2.

Single sided buffer (buffer satu sisi): alat khusus untuk buffer yang hanya melebar ke satu sisi garis. Buffer biasa melebar ke kedua sisi. Bab 2.

Singlepart (satu bagian): objek yang hanya terdiri atas satu potongan. Bab 4.

Spatial join: join atribut menurut hubungan letak, bukan menurut kolom yang sama. Bab 5.

Statistics by categories (statistik menurut kategori): alat QGIS yang meringkas field menurut kategori, misalnya jumlah luas per jenis, tanpa membuat poligon baru. Bab 4.

Symmetrical difference (selisih simetris): alat overlay yang mengambil bagian kedua layer yang tidak saling beririsan. Bab 3.

Tabel atribut (attribute table): tabel yang menyimpan data tiap objek dalam layer. Bab 1.

Titik panas (hotspot): titik lokasi dalam layer Hotspot_Nasional. Buku ini memakai 12 titik panas fiktif berkode HS-001 sampai HS-012. Pendahuluan, Bab 5.

Union (gabungan): alat overlay yang mengambil semua bagian dari kedua layer dan memecahnya di tempat mereka berpotongan. Bab 3.