SEBELUM MULAI: Persiapan Perangkat dan Data
Bagian ini membantu Anda menyiapkan semuanya agar tiap bab bisa langsung diikuti. Luangkan waktu di awal supaya tidak tersendat saat langkah di bab-bab berikutnya.
#Untuk siapa dan bagaimana membaca buku ini
Buku ini punya dua jalur. Bagian Cara Visual memakai menu dan klik, cocok bagi analis yang belum memprogram. Bagian Eksekusi Tingkat Lanjut memakai Python (PyQGIS di QGIS, ArcPy di ArcGIS Pro dan ArcMap) untuk mengotomatiskan pekerjaan yang sama, cocok bila Anda sudah akrab dengan Python atau ingin mulai belajar. Anda boleh mengikuti jalur visual saja, lalu kembali ke jalur lanjut belakangan.
Kotak berwarna menandai jenis catatan. Biru (Konteks Riset/Bisnis, Perangkat dan Lisensi) menjelaskan masalah nyata yang diselesaikan di bab itu dan kebutuhan perangkatnya. Hijau (TIPS) berisi kebiasaan kerja yang disarankan. Kuning (BEDAH KODE / BAGAIMANA INI BEKERJA, PERHATIAN, dan catatan lisensi) menjelaskan cara kerja kode, peringatan, dan batasan.
Tiap bab disusun berurutan untuk tiga perangkat: Bagian A (QGIS), Bagian B (ArcGIS Pro), dan Bagian C (ArcMap 10.8). Anda boleh langsung membaca bagian untuk perangkat yang Anda pakai.
#Perangkat lunak dan plugin
Berikut yang perlu terpasang, beserta bab yang memerlukannya.
- QGIS 4.x. Python Console sudah ada di dalam QGIS (Bab 1, 2, dan 3).
- Plugin STAC API Browser, dipasang lewat Plugins > Manage and Install Plugins (Bab 1).
- QFieldSync (atau Mergin Maps) dan aplikasi QField di ponsel (Bab 2). Layanan QFieldCloud memiliki paket gratis dengan batas penyimpanan dan paket berbayar; periksa ketentuan dan harga terbaru di situs resmi QField.
- Alat point cloud (PDAL) di Processing Toolbox (Bab 4). Alat ini memerlukan PDAL versi 2.5.0 atau lebih baru, dan alat Classify ground points tersedia mulai QGIS 4.0.
- Orfeo Toolbox (OTB) (Bab 5). OTB dipasang terpisah dari QGIS, lalu diatur di Settings > Options > Processing > Providers > OTB: isi OTB folder (akar instalasi OTB) dan OTB application folder (biasanya <OTB_FOLDER>/lib/otb/applications). Pada QGIS terbaru penyedia OTB tersedia lewat katalog plugin. Nama plugin yang persis dan kecocokannya dengan QGIS 4.x belum diverifikasi [CEK]. Tanpa pengaturan ini, menu OTB tidak muncul di Processing Toolbox.
- ArcGIS Pro memakai Python 3. Bab 1, 3, dan 5 memerlukan ekstensi Spatial Analyst atau Image Analyst, dan Bab 4 memerlukan 3D Analyst. Bab 2 memerlukan akun ArcGIS Online atau Enterprise untuk Field Maps. [CEK]
- ArcMap 10.8 memakai Python 2.7. Bab 1, 3, dan 5 memerlukan Spatial Analyst, dan Bab 4 memerlukan 3D Analyst. Versi 10.8.2 dilaporkan telah pensiun pada 1 Maret 2026. [CEK: periksa pengumuman resmi Esri]
Tabel berikut merangkum kebutuhan khusus per bab.
| Bab | QGIS | ArcGIS Pro | ArcMap 10.8 |
|---|---|---|---|
| 1 | Python Console, plugin STAC API Browser, koneksi internet | Spatial Analyst atau Image Analyst; STAC bawaan | Spatial Analyst; tanpa STAC (image service) |
| 2 | QFieldSync atau Mergin Maps, aplikasi QField | Field Maps, akun ArcGIS Online atau Enterprise | Alur lewat ArcGIS Online dan Field Maps [CEK]; Enable Attachments butuh lisensi Standard atau Advanced |
| 3 | Bawaan QGIS | Spatial Analyst atau Image Analyst | Spatial Analyst |
| 4 | Alat point cloud PDAL (PDAL 2.5.0+) | 3D Analyst; LAS Dataset To Raster juga bisa dengan Spatial Analyst | 3D Analyst |
| 5 | Orfeo Toolbox (OTB) | Image Analyst atau Spatial Analyst | Spatial Analyst |
| 6 | Bawaan QGIS | Intersect dibatasi dua masukan pada lisensi Basic dan Standard | Intersect terbatas pada lisensi Basic dan Standard |
#Kebutuhan komputer dan koneksi
- Koneksi internet yang stabil untuk Bab 1, karena citra dibaca langsung dari cloud. Bila koneksi putus, layer gagal dimuat.
- Ruang penyimpanan yang cukup untuk Bab 3 dan Bab 4, karena ortofoto drone dan point cloud berukuran besar.
- RAM dan prosesor yang memadai. Spesifikasi di atas adalah perkiraan; data drone dan point cloud berukuran besar akan terasa lambat pada komputer dengan RAM kecil.
#Data latihan
Agar pembaca bisa mengulang setiap langkah, buku ini memakai data contoh yang kecil. Nama layer dan field di bawah ini disesuaikan dengan yang dipakai pada skrip dan langkah di buku:
- Bab 1: batas area kajian bernama Batas_KPH.
- Bab 2: layer poligon klasifikasi bernama Poligon_Sawah dengan field Kelas_Citra, serta beberapa titik survei contoh (Titik_Survei dengan field Kondisi, Tinggi_Phn, dan Foto).
- Bab 3: potongan kecil DSM dan DTM drone (DSM_Drone, DTM_Drone) serta beberapa ubin ortofoto.
- Bab 4: satu berkas point cloud (.laz) berukuran kecil.
- Bab 5: potongan citra komposit untuk segmentasi.
- Bab 6: layer Batas_KPH dengan field NAMA_KPH, dan layer titik panas Hotspot_Nasional dengan field ID_Titik.
Paket data latihan dan semua skrip Python dalam buku ini disediakan di versi web buku, sehingga skrip dapat disalin dengan mudah. Paket data berisi data sintetis (buatan), dengan nama layer dan field persis seperti di atas. Data sintetis tidak memiliki persoalan hak dan kerahasiaan lokasi, tetapi hasil analisisnya bukan kondisi lapangan nyata. Sistem koordinat paket data adalah WGS 84 / UTM zone 49S (EPSG:32749).
Skrip QGIS dalam buku ini telah diuji di QGIS 4.0.2 dengan paket data sintetis tersebut. Skrip ArcPy untuk ArcGIS Pro dan ArcMap perlu Anda cocokkan dan ditandai [CEK]. Pembaca yang memakai QGIS versi lain disarankan mencoba skrip pada data contoh lebih dulu.
#Susunan folder yang disarankan
Masterclass_GIS/
|-- 00_data_mentah/ (data asli, jangan diubah)
|-- 01_proyek/ (berkas proyek: .qgz, .aprx, atau .mxd)
|-- 02_hasil/ (keluaran analisis)
`-- 03_skrip/ (skrip Python)Skrip di Bab 3 memakai jalur contoh D:/Data_Drone/. Sesuaikan jalur itu dengan susunan folder Anda.
#Hak cipta dan penggunaan
Hak cipta © 2026 Badar Mubarok Yogaswara. All Rights Reserved.
Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari penulis. Untuk penggunaan lain, misalnya bahan ajar berbayar atau penerbitan ulang, hubungi penulis di badarmubarok@gmail.com.
Data latihan di buku ini buatan (sintetis), bukan data lapangan. Nama produk dan merek, misalnya QGIS dan ArcGIS, milik pemiliknya masing-masing.